PT. Agrisatwa Jaya Kencana membuka lowongan kerja bagi sarjana peternakan dari Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. Perusahaan iini bergerak di bidang Penggemukan Sapi yang sudah beroperasi sejak tahun 2003.

Kualifikasi :

1.       Sarjana Peternakan

2.       Bidang keahlian Produksi dan Nutrisi

3.       IPK min. 2,75

4.       Menguasai Komputer

5.       Bersedia ditempatkan dilokasi feedlot yang tersebar di provinsi Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur.

6.       Lamaran dikirim 2 minggu dari tanggal 20 Desember 2010 ke :

Bagian HRD PT Agrisatwa Jaya Kencana

Komplek Bidex Blok A No. 6 BSD City- Tangerang 15321

Email : samiadji@agrisatwa.com

as

as

Ada rumor yang beredar bahwa sarjana peternakan tidak tangguh dalam bidang yang digelutinya ketika duduk dibangku kuliah. Memang tidak bisa dipungkiri kenyataannya rumor tersebut ada di Fakultas Peternakan kita tercinta. Dalam sebuah seminar menggapai usaha di Auditorium Jannes Humuntal Hutasoit, bahwa hanya 40 % Sarjana Peternakan menggeluti di bidangnya. Sisanya ada yang bekerja menjadi Jurnalis, Wartawan, karyawan bank, pengangguran dan lain sebagainya. Hal inilah yang sekarang dikhawatirkan oleh Dekan Fakultas Peternakan IPB dan juga Rektor IPB. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang mendorong mahasiswa untuk cinta dan bisa melanjutkan peternakan Indonesia untuk lebih maju dan memliki daya saing dalam manajemen dan produk terhadap peternakan luar negeri dimasa akan datang.

Himpunan Mahasiswa Nutrisi dan Makanan Ternak (HIMASITER) Fapet IPB melaksanakan kegiatan Nu3c In Action dari tanggal 25 September  s.d  24 Oktober 2010. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan  kepercayaan diri seorang Nutrisionis dan kualitas softskill maupun hardskill, sehingga setelah lulus nantinya sudah mempunyai bekal untuk memasuki dunia profesinya sebagai insan peternakan yang tangguh. Kegiatan ini dilaksanakan dengan serangkaian acara yang diikuti oleh civitas Deptartemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan serta mahasiswa IPB pada umumnya. Kegiatan Nu3c In Action terdiri dari Feed Formulation Training (FFT), Nutrition Competition (NC), Nutrisi Olahraga dan Seni (SILASE), Talk Show Nutrisi, Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak dan Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat SMA se-Jabodetabek.

Acara pertama yang dilaksanakan adalah Feed Formulation Training (FFT) pada tanggal 25-26 September 2010 di Cyber Padi FKH IPB. Bukanlah Seorang nutrisionis ataupun formulator pakan yang profesional  apabila hanya mengandalkan perkiraan untuk menyusun ransum, tetapi yang bisa memadukan teknologi perhitungan dengan software yang bisa disebut profesional. Itulah sebagain ungkapan motivasi dari Ketua Departemen INTP, Dr. Ir. Idat G. Permana, MSc. kepada mahasiswa dipembukaan kuliah Teknik Formulasi Ransum. Kegiatan yang menghadirkan trainer Yunanda Indra (mahasiswa INTP angkatan 43) dan Aryono, S.Pt (Feed Management Systems) menyerap antusiasme peserta yang ingin mahir dalam menjalankan software yang biasa dipakai dalam penyusunan ransum. Software yang digunakan antara lain Solver (MS Excel), Winfeed, dan Brill Management System. Pengenalan aplikasi atau program-program tersebut sangatlah penting untuk mendukung dalam penyusunan formula pakan yang baik dan benar.

Acara ini mendapat dukungan dari dosen-dosen dan Departemen INTP yang selalu membimbing dalam setiap langkah kegiatan panitia. Betapa penting dan berharganya bimbingan dan pengarahan dari dosen-dosen bagi panitia untuk melaksanakan semua rangkaian kegiatan Nu3c In Action. Pembukaan Resmi kegiatan dilaksanakan pada tanggal 2 September 2010 di Taman Fapet yang dihadiri oleh dosen, staf, dan mahasiswa INTP. Dalam sambutannya, Aristia Wulandari selaku perwakilan ketua Nu3c in Action mengucapkan keprihatinannya terhadap kondisi mahasiswa dan lulusan Fakultas Peternakan yang belum bisa meresapi dunia peternakan. Mari kita dukung dan majukan peternakan Indonesia sehingga tercapai kemajuan bangsa dengan protein hewani, ungkapnya dengan nada semangat. Pembukaan secara resmi oleh Dr. Ir. Idat G. Permana, MSc. dengan penerbangan layang-layang yang bertuliskan Nu3c In Action.

Setelahnya pembukaan dilanjutkan dengan kegiatan untuk mengasah sportifitas, kreatifitas dan seni semua civitas akademik INTP. Olahraga Tradisional seperti Egrang, Tarik Tambang, Balap Karung Estafet dan Bakiak sangat dinikmati peserta lomba dan penonton. Suasana yang penuh kekeluargaan dan canda tawa yang tercipta ketika ada salah seorang peserta yang harus terjatuh ketika melaksanakan lomba. Kegiatan ini sangat jarang sekali dan sangat membantu dalam peningkatan keaktifan mahasiswa, oleh karena itu harus kita budayakan dan pertahankan di lingkungan kita, saran ketua HIMASITER, Wahyu R.Umarrullah.

Kegiatan-kegiatan SILASE selanjutya dilaksanakan di Gymnasium dan di GOR lama IPB. Talenta-talenta civitas INTP yang terpendam dapat terlihat di kegiatan Futsal dan Voli di lapangan. Betapa potensial sekali apabila ada pembinaan khusus yang kontinyu dan didukung semua pihak supaya kemampuan yang mereka miliki dapat lebih terasah. Disamping olahraga, talenta tarik suara civitas INTP pun patut untuk dikembangkan. Dalam lomba Vocal Group antar kelas INTP bisa terlihat keunikan dan kreatifitas yang ditampilkan. Lagu Mars Fapet yang merupakan lagu wajib dan kebanggaan Fakultas Peternakan, peserta senandungkan dengan penuh semangat dan menjiwai sehingga suasana terasa meriah sekali.

Disamping kegiatan-kegiatan yang lebih mengasah skill dibidang seni dan olahraga, skill pemahaman atas profesi para mahasiswa diasah dalam kegiatan Nutrition Competition (NC) yang dilaksanakan di halaman Lembaga Kemahasiswaan (LK) tanggal 20 Oktober 2010. Lima regu yang telah diseleksi merupakan campuran dari semua angkatan, beradu pengetahuan dan keterampilan dalam menebak bahan pakan dengan cara uji fisik pakan (uji organoleptik). Banyak para peserta yang terjebak dengan bahan pakan yang sangat mirip dan memang sulit dibedakan. Seperti DCP dan Kapur yang sama-sama putih. Meskipun kelihatannya peserta belum terasah keterampilan uji fisik namun menurut Dr. Ir. Ahmad Darobin Lubis MSc. dan Ir. Widya Hermana MSi. selaku juri NC diakhir acara mengungkapkan kekaguman kepada para peserta dan penonton yang hadir ikut serta dalam kegiatan yang sangat langka di Fakultas Peternakan dan Trik-trik uji fisik serta kualitas bahan pakan disampaikan dengan penuh semangat dan bermakna. “Semoga kalian menjadi Nutrisionis yang handal dan terus belajar, belajar dan belajar!!” seperti yang diungkapkan juri memberi semangat kepada para mahasiswa.

Rangkaian acara selanjutnya adalah Talk Show Nutrisi yang dilaksanakan di Auditorium Jannes Humuntal Hutasoit, Sabtu 23 Oktober 2010. Tema yang diangkat adalah “Strategi Ketahanan Pakan Nasional” yang dibahas oleh pembicara-pembicara yang sangat kompeten dan penuh pengalaman. Talk Show dibuka oleh Dr. Ir. Moh. Yamin, M.Agr. Sc. selaku wakil Dekan Fakultas Peternakan. Acara yang di pandu oleh Dr. Ir. Erika B. Laconi, MS  dan menghadirkan pembicara yang berkompeten dibidangnya diantaranya Drh. Djajadi Gunawan, MPH (Direktur Budidaya Ternak Non Ruminansia Deptan), Drh. Sudirman (Chairman GPMT dan Direktur PT. Sierad Produce), Listiyani Nurdienasari, SP (Kasubdib Jagung Dirjend. Tanaman Pangan Budidaya Serealia), Ir. Candra Yanuartin (Direktur dan Nutrisionis PT Sinta Feedmill). Peserta yang hadir sangat antusias ketika selayang pandang atau pengantar Talk Show di putar. Dengan wajah serius, terlihat rasa ingin tahu “kenapa seperti itu, dan harus apa?.” Sejak Talk Show di buka dengan pemaparan masing-masing pembicara tentang kondisi real saat ini dari bahan baku pakan, industri pakan, peran asosiasi industri pakan, kiat-kiat formulasi dan kebijakan pemerintah membuat para peserta yang terdiri dari civitas Fakultas Peternakan semakin tercengang. Tidak heran ketika membahas ketersediaan jagung yang merupakan primadona bahan pakan poultry yang belum terpenuhi, serentak peserta mengangkat tangan untuk ikut serta dalam sesi diskusi. Sungguh rugi orang yang tidak ikut serta dalam Talk Show ini, ungkap Titis AP (Mapres Fapet 2010).

Selesainya Talk Show, Award Day dan penampilan persentasi 3 finalis LKTI menambah kemeriahan acara Nu3c In Action ini. Award day dilaksanakan untuk memberikan penghargaan kepada seluruh pemenang pada kegiatan Silase dan  NC. Finalis LKTI yang mempersentasikan karyanya yaitu SMAN 1 Rumpin, SMAN 13 Jakarta dan SMA Kornita. Persentasi dihadapan juri dan banyak penonton membuat mereka sedikit gugup dalam mempersentasikan karyanya. Namun, kemahiran, gaya persentasi dan masalah yang mereka angkat, rasanya bisa mengalahkan level mahasiswa Fapet. Lomba ini memperebutkan total hadiah Rp. 2.250.000 dan tropi. Juara I direbut SMAN 1 Rumpin, Juara II direbut SMA Kornita dan Juara III SMAN 13 Jakarta. Selamat kepada para pemenang dan mudah-mudahan LKTI ini bisa mendorong generasi muda yang cinta dan mampu mengembangkan Peternakan Indonesia.

Tidak berhenti pada kegiatan Award Day dan LKTI, HIMASITER dalam kegiatan Nu3c In Action juga mengadakan pelatihan penyusunan ransum Feed Block Suplemen dan Jamu Ternak Unggas yang dirangkum dalam acara Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak (P3T) yang dilaksanakan di Laboratorium Biosintesis, Fisiologi dan Mikrobiologi serta di Laboratorium Nutrisi Unggas. P3T dilaksanakan pada hari Minggu 24 Oktober 2010 dengan dengan jumlah peserta 40 terdiri dari alumni dan  Mahasiswa. Pembicara sekaligus trainer kegiatan yaitu bapak pelopor FBS, Dr.Ir. Suryahadi, DEA dan Ir. Widya Hermana, Msi memberikan pemahaman betapa pentingnya suplemen yang diberikan kepada ternak untuk kesehatan dan daya tahan ternak kususnya sapi perah dan unggas.

SAMPAI JUMPA DI NU3C IN ACTION 2011

SALAM SATU HATI, SATU JIWA, SATU NUTRISI

AHOOY…!!!

download di sini 1, 2, 3, 4, 5, 6

apabila ada materi lain, bisa dikirim ke email gw, ureh_iras@yahoo.com yayayayayyayay , , , ,,

met belajar

Rabu, 1 Sepember 2010 pukul 11.00 WIB merupakan suasana berbeda yang ada di Fapet. Semua mahasiswa Fapet berbondong-bondong datang ke auditorium Jannes Humuntal Hutasoit untuk mengikuti bimbingan PKM yang langsung di sampaikan oleh pembimbing PKM IPB, Bapak Bambang. Acara ini dilaksanakan untuk mendorong mahasiswa Fapet untuk lebih bisa berkreatifitas untuk masuk ke PIMNAS. Dorongan dari Dekan dan Kadep mampu mendorong civitas Fapet untuk menghadiri acara tersebut.

Dengan tema Go Fapet Go IPB go PIMNAS , yeeeesssss , , , ,

Disamping menghadirkan pembicara yang super, dua mahasiswa berprestasi Fapet, Windi Al Zahra (IPTP 43) dan Titis (INTP 44) ikut dihadirkan  untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Mereka berdua merupakan wakil dari Fapet ke PIMNAS yang dilaksanakan di Bali bulan Juli kemarin. Semoga dengan kegiatan ini, mahasiswa Fapet lebih bisa terdorong untuk membuat PKM lebih banyak lagi.

materi kegiatan bisa di download di sini ( jadwal pkm, persentasi pak Bambang)

Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menyabet juara dalam lima kategori yang dilombakan Kementrian Pendidikan Nasional. Lima kategori tersebut antara lain : (1) juara II dosen berprestasi tingkat nasional tahun 2010, drh.Rizal M.Damanik, M.Rep.Sc, Ph.D; (2) juara Itua program studi berprestasi tingkat nasional tahun 2010, Dr.Ir.Dadang,M.Sc; (3) juara I tenaga administrasi akademik berprestasi tingkat nasional tahun 2010; (4) juara I pengelola keuangan berprestasi tingkat nasional tahun 2010, Fery Swandayana,A.Md; dan (5) juara II laboran berprestasi tingkat nasional tahun 2010, Rini Purnawati, B.Sc, S.TP, M.Si. Di kategori arsiparis IPB mendapatkan juara harapan II arsiparis berprestasi tingkat nasional atas nama Satriyadi. Sementara dalam kategori pustawakan IPB mengirimkan Ir.Rita Komalasari. Pustakawan IPB ini belum berhasil menyabet juara tingkat nasional.

“Proses seleksi telah lakukan di tingkat IPB sejak bulan Maret. Kami menyeleksi berdasarkan kriteria dan persyaratan masing-masing kategori,” ungkap Direktur Sumber Daya Manusia, Erlin Trisulianti, S.TP, M.Si. Masing-masing unit kerja di IPB mengirimkan satu orang perwakilannya, selanjutnya dilakukan seleksi meliputi portofolio,tes psikologi dan wawancara.

Khusus, untuk proses seleksi dosen berprestasi lebih ketat lagi. Seorang dosen dinilai dari karya prestasinya di bidang pendidikan dan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.”Berbeda dengan konsep pemilihan dosen teladan, dosen berprestasi harus benar-benar berprestasi dibidang penelitian. Dosen tersebut harus mempunyai prestasi publikasi karya ilmiah di tingkat nasional maupun internasional,” papar Erlin,M.Si.

Lomba pemilihan pegawai berprestasi di setiap kategori merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas prestasi kinerja yang dilakukan selama ini. Menurut Erlin, M.Si hal terpenting dari proses seleksi ini adalah adanya sharing knowledge yang terjadi diantara 30 peserta khususnya pegawai tenaga kependidikan dari perguruan tinggi seluruh Indonesia. Setiap tenaga kependidikan mempunyai ide kreatif dalam meningkatkan layanan mutu akademik dan administrasi di masing-masing tempatnya bekerja. “Bayangkan jika setiap orang mempunyai ide kreatif untuk membenahi mutu pelayanannya, maka mereka akan memperoleh 30 cara kreatif yang dapat diimplementasikan di setiap perguruan tinggi sekembalinya mereka nanti,” tandas yang juga salah satu dewan juri dalam seleksi kategori tenaga kependidikan berprestasi.

Meski tidak dilombakan di tingkat nasional, IPB menambah dua kategori pemilihan pegawai berprestasi untuk kategori Unit Keamanan Kampus (UKK) atau satpam, dan administrasi umum. Di tingkat IPB, juara I satpam dan juara I administrasi umum ialah Indra Gunawan dan Erma Rahmawati, SE. “ Di masa yang akan datang kami berencana menambah satu kategori lagi yakni kehumasan,” kata Erlin, M.Si. (ris)

materi pak Edi  dan pak maman download di sini

Selasa, 22 Juni 2010Musyawarah Perencanaan dan Pengembangan (Musrenbang) IPB untuk menyusun anggaran tahun 2011 digelar di IICC (18-19/6). Seluruh pimpinan IPB hadir demi menggodok rencana anggaran tahun 2011.

Usulan program yang sudah di musrenbangkan di level unit, dipresentasikan dalam musrenbang IPB hari ini. Usulan program kemudian ditampung dan yang menjadi prioritas bersama (prioritas IPB) disusun untuk diserahkan kepada MWA IPB.

“Masih ada tiga tahap lagi, yakni rumusan yang tercapai dalam musrenbang ini akan kita kirimkan ke Dikti. Hasil dari Dikti menjadi draft RKAT IPB 2011. Kemudian setelah dikonsultasikan dengan forum pimpinan IPB, draft tersebut diserahkan ke senat akademik, baru setelah itu masuk ke MWA IPB,” jelas Dr. Iwan Riswandi, Direktur Perencanaan dan Pengembangan IPB.

Rumusan program yang jadi prioritas tentu harus mengacu kepada Renstra IPB 2008-2013. Program-program yang menjadi prioritas adalah program yang seksi yang mampu menarik minat investor (pemberi dana).

Didepan jajarannya, Rektor IPB Prof.Dr.Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc mengatakan arah penelitian atau riset IPB harus berubah. “Kinerja riset IPB sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Kita harus pikirkan terobosan-terobosan riset pertanian nasional, dan kita harus masuk ke nanoteknologi. Penggunaan teknologi tinggi dengan akurasi yang tinggi dapat menyetarakan riset IPB selevel dengan universitas di luar negeri dan memudahkan masuk dalam jurnal internasional,” ujarnya.

Dilain pihak, konsen alumni cukup baik dalam mendukung pengembangan branding IPB. Saat ini, IPB sedang tidak bermasalah. Namun jika dibayangkan 20-30 tahun mendatang, IPB harus benar-benar mempersiapkan brandingnya.

“Apakah ditahun tersebut IPB sudah maju bersama, riset kita tentu tidak lagi tentang hubungan antara pengaruh pupuk dan varietas tetapi sudah masuk kepada DNA varietas. Tetapi kadang-kadang kita agak sulit berubah, hati-hati jangan terlena dalam comfort zone. Universitas berbasis pertanian di luar negeri sudah jarang kita temui, bukankah ini sinyal bagaimana membangun IPB ke depan,” tandasnya.

Sementara itu, dalam renstra IPB, tahun 2011 merupakan tahun prima akreditasi. Oleh karenanya, Prof. Herry menekankan kepada seluruh unit di IPB untuk memulai proses akreditasi. “Bahkan kalau perlu, kita kaji kemungkinannya untuk akreditasi internasional,” tantangnya.

Terkait dengan peringkat perguruan tinggi, IPB telah mengembangkan website yang baik termasuk sistem informasi untuk mempersiapkan webometric. Seluruh data atau informasi dijadikan sebagai bahan pendukung peningkatan peringkat IPB. Rektor mengklaim unggulan-unggulan di IPB sudah tercatat betul. (zul)


Kamis, 17 Juni 2010

Hasilpenelitian 10 mahasiswa Institut Pertanian Bogor dari Indonesia dan Timor Lesteyang dilakukan selama empat bulan terakhir akan diseminarkan melalui konferensijarak jauh.

“Seminar melalui konferensi jarak jauh itu akan dilaksanakan pada Jumat(28/5) di aula `Direccao Nacional de Floresta` Dili mulai pukul 09.00 waktusetempat (07.00 WIB),” kata pembimbing penelitian Dr Ir Ricky Avenzora,MSc.F. kepada ANTARA di kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Darmaga, Kamis.

Ia mengemukakan, sejumlah pejabat yang dikonfirmasi hadir dalam seminarmengenai hasil penelitian mahasiswa IPB dari kedua negara itu di antaranyaMenteri Pertanian dan Perikanan Timor Leste Ir Mariano Assanami Sabino, MenteriMuda Bidang Pertanian dan Kehutanan Ir Marcos da Cruz, M.Agr, Direktur JenderalPertanian dan Perikanan
Lourenco Borges Fontes, Direktur Nasional Kehutanan Ir Luis Godinho, M.F.Sc,serta beberapa wakil lembaga asing seperti DAAD (Deutscher AkademischerAustausch Dients) Jerman.

Menurut dia, karena kendala, sebagai pembimbing dirinya tidak bisa hadir secaralangsung dalam seminar tersebut sehingga dilakukan dengan cara konferensi jarakjauh
“Dan saya diberi kesempatan memberikan sambutan awal pada seminaritu,” katanya.

Secara rinci, ia menjelaskan 10 mahasiswa IPB dari Indonesia dan Timor Lesteyang akan menyampaikan hasil penelitian adalah Sergio Pereira dengan judulpenelitian “Perencanaan Wisata Danau Iralalaro di Taman Nasional NinoKonis Santana”, Higino Barros dengan penelitian “Perencanaan WisataBudaya Berbasiskan Peninggalan Sejarah di Taman Nasional Nino KonisSantana”.

“Keduanya adalah mahasiswa Timor Leste yang sedang tugas belajar diProgram Diploma 3 Ekowisata IPB,” kata Ricky, pakar kehutanan IPB yangmenyelesaikan doktornya di Universitas George August Gottingen Jerman itu.

Delapan mahasiswa lain adalah mahasiswa tingkat akhir D-3 Ekowisata IPB dariIndonesia yang selama empat bulan melakukan penelitian di Taman Nasional NinoKonis Santana di Timor Leste .

Mereka adalah Ratna Agustine dengan judul penelitian “Perencanaan ProgramEkowisata Berbasis Mamalia di Taman Nasional Nino Konis Santana”, BagusPanuntun dengan judul “Perencanaan Wisata Budaya di Taman Nasional NinoKonis Santana”, Dina Sri Suprajanti dengan judul “Perencanaan PromosiWisata melalui Media Leaflet di Taman Nasional Nino Konis Santana”, danEhsan Ilahi Zhahir dengan judul

“Perencanaan  Wisata Trekking di Tutuala Kawasan Taman Nasional NinoKonis Santana”.

Kemudian, Listiany dengan judul penelitian “Perencanaan Desain MediaPromosi Booklet Berbasis Ekologi dengan Media Fotografi di Taman Nasional NinoKonis Santana”, Rima Pratiwi Batubara dengan judul “PerencanaaanProgram Wisata Berbasis Kain Tenun di Taman Nasional Nino Konis Santana”,Holidusin Alfahrezi dengan judul “Perencanaan Wisata Trekking di ComKawasan Taman Nasional Nino Konis Santana”, serta Halim Perdana Kusumadengan judul “Perencanaan Wisata Bahari Berbasis Terumbu Karang di PulauJaco Kawasan Taman Nasional Nino Konis Santana”.

Ia menambahkan bahwa selain memaparkan hasil-hasil studi yang akan diseminarkansebagai hasil penelitian mereka selama empat bulan di Timor Leste, usai seminarjuga akan diluncurkan logo dari taman nasional tersebut yang akan secara resmi dipakaisebagai Logo dari Taman Nasional Nino Konis Santana.

“Logo itu merupakan hasil karya semua mahasiswa tersebut selama mereka disana,” demikian Ricky Avenzora. (*Ant/man)

June 2017
S M T W T F S
« Dec    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
Juni 2010
Institut Pertanian Bogor
IPB Badge